Nggak terasa sudah 22 tahun saya nulis. Bukan belajar menulis abcd. Maksudnya nulis-nulis sesuatu dan mempublish-nya di media. Sejak cerpen remaja saya dimuat pertama kali thn 85 di majalah Hai (plis jgn tanya judul… udah lupa), sampe sekarang alhamdulillah punya 16 buku karya sendiri/duet, dan 16-an antologi (keroyokan), saya masih teruuus belajar dan masih ngerasa jadi pemula.
Herannya, setelah berpuluh2 tahun nulis, kok yaaa masih bnyk aja yg tanya dan curiga (menuduh?) bahwa tulisan saya isinya TRUE STORY semua. Emang kelihatannya gitu ya? Hehehe…
Thanks for the questions. Sekarang izinkanlah saya membuka rahasia. Tadaaaa… (huh, sok seru!)
Saya memang mengambil hampir semua (99%) pengalaman sebagai ide atau setting cerita. Pengalaman saya, ortu, saudara, teman2, juga semua yg saya baca, dengar, lihat, dan rasakan. Tapi ‘true story’ itu juga saya racik dengan fantasi dan imajinasi. Jadi nggak murni true story. Atau gak 100% imajinasi. Maksud saya sih biar saya cepet ‘in’ ke tulisan2 tersebut.
Misalnya novel pertama saya, Nyanyian Bintang (Asy Syamil, Bdg), itu karakternya beberapa saya ambil dari temen2 saya, diantaranya para tukang nasyid alias munsyid. Setting band-nya saat itu karena saya lagi terpana dg popularitas Peterpan, dan baca sebuah artikel di majalah tentang Icha, salah satu vokalis Jikustik yang cukup taat beragama. Nah, saya racik deh dengan imajinasi saya.
Novel Janji Matahari (Asy Syamil, Bdg) itu settingnya UI ya? Tapi gak berani saya klaim, takut bnyk manusia yg GR, secara kisahnya diambil plek buat itu novel. Tentu dg tambahan imajinasi saya. Setelah novel itu terbit, saya memang diserbu adek2 mahasiswa UI yg rame2 ngomong, “Aaaarrgggh, Teh, itu mah kita bangeeeet. Teh, dosennya pak X ya?” Hlo? Ya sudahlah… biarkan yg GR tambah GR
Gawatnya si dosen ‘tertuduh’ itu kenal saya. Mati! Akhirnya saya jadi males ketemu dosen tsb, yg skrg saya pikir2, naha atuh saya yg males, kan belum tentu juga dia baca dan se-GR mahasiswi2 tadi ![]()
Novel ketiga, Strawberry Shortcake (Mizan, Bdg), ini true-blue-story banget. Jgn tanya itu storynya siapa. Pokoknya true pisan. Tapi tentu ditambah dan ditambal sulam dg imajinasi saya. Tentu dg maksud supaya saya tidak dikutuk oleh para tokoh dalam cerita itu krn telah membuat dan merekayasa kisah pahit mereka jadi sebuah novel
,yg endingnya pahit juga (padahal ending sebenarnya sih lumayan manis kok. Tapi kalau saya tulis juga di novel itu, jadi sinetron sekaleee… huh, saya kan anti sinetron!).
Novel keempat saya judulnya Jodoh Dari Surga (Qultum Media, Jkt). Ini tokohnya saya ambil dari karakter nyata. Storynya… yaa gitu deh. Ada true-nya, ada imajinasi-nya. Terutama yg bagian sms2an itu… true banget lho.
Terus Gado2 Bu Sakina (GIP, Depok) … hehehe… itu mah sebagian besar kisah ricuhnya saya sbg emak2. Mungkin krn ‘membumi’, saya sering ditemui para ibu yg bilang, “Mbaak, kita banget yaa? Thanks ya mbak”. Yeee, ngaku2… heran, pada GR aja
. Itu kan 80% kisah saya beneran…
Kalau cerpen2 mah nggak kehitung yang tanya dan mengaku2 bahwa itu kisah hidupnya dia banget. Ya sudahlah…
Jujur, saya seneng banget. Artinya karya2 saya diterima dg baik, bahkan hingga tahap diaku2 sbg kisah hidup para pembaca. Saya hanya mau berpesan, tetaplah membaca apaaa saja (termasuk karya saya… terserah mau beli, pinjam, atau minta sama yg punya — jangan sama saya, krn saya hanya punya masing2 1 eksemplar sbg arsip… menyedihkan!), kritisi dan ambil hikmahnya. Khusus utk karya2 saya, tetaplah mengaku2 sbg ‘ini kisahnya gue banget’, krn berarti anda menyelami karya2 saya. Tetaplah berbagi cerita dg saya. Kirimi saya sms (jgn email krn di sini internetnya dudulz, msh setia sama telkomnet, wifone, dan telkomsel flash… mau pake cablevision jaringannya blum masuk), and be my contacts.
Oya… kalo anda bener2 menginspirasi saya, saya pasti tulis nama anda di acknowledgment karya saya. Saya tiap nulis bagian itu suka serasa lagi kasih sambutan menang Oscar deh:). Tapi selalu ada seseorg yg saya tulis di bagian itu. Sudahlah, baca saja dan JGN KETERUSAN NEBAK2… cape deee… emangnya acara quiz!
cinere, saat kena writer’s block tiba2
17Jan08
abis terlalu happy denger sebuah berita:)